Hidup Anda #galau ?
Beginilah Firman Tuhan:
Di suatu hutan yang rindang, hidup berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, kucing, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari, hutan dilanda badai yang sangat dahsyat. Angin bertiup sangat kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar hangatnya.
Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Si semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya di dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah.
Saya bukan pasukan berjalan
pasukan berkuda
pasukan menembak
Saya tidak menembaki musuh
tapi saya Laskar Kristus
Saya Laskar Kristus (siap grak!)
Saya Laskar Kristus (siap grak dor!)
Saya tidak menembaki musuh
tapi saya Laskar Kristus
“Kenapa ya, orang sering tidak suka ketika menerima suatu masalah.
Padahal di dalam ‘masalah’ itu ‘kan ada eMAS dan A(L)LAH.”
- Ev. Andreas Christanday, STh, MA.
Pada KPI (Kebaktian Pembinaan Iman)
di GKI Ngupasan, Kamis, 2 Juni 2011.
Pertama kali dengar sewaktu kotbah dari Pdt. Shirley Dewi Indrawati di GKI Ngupasan, Sabtu 1 Januari 2011 pukul 17.30. Berusaha mencari di Google, ternyata sudah tersebar banyak, dengan beberapa versi yang berbeda. Bahkan ada pula yang mem-posting di Kaskus. Bagi mereka yang belum pernah baca, atau nyasar sampai di sini, silakan menikmati cerita berikut ini.
***
Alkisah, ada 4 buah LILIN yang menyala. Sedikit demi sedikit lilin-lilin itu habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan antar mereka.
Lilin yang pertama berkata, “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku. Maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin pun padam.
Religion adalah seorang penjual kue. Dia mempunyai kue seharga 40.000 rupiah. Blind datang dan ingin membeli kue itu. Dia menawar seharga 25.000 rupiah. Religion memberikannya dan Blind membayarnya. Blind menerima kue tersebut.
- ini BUKAN anugerah
Dalam kitab 2 Samuel 9 ada sebuah kisah yang dengan jelas sekali menggambarkan arti CHARIS atau anugerah. Pada waktu itu Daud telah menjadi raja atas seluruh wilayah Israel dan menikmati ketentraman dan kemenangan yang besar. Semua pertikaian untuk tahta telah selesai dan Daud keluar sebagai pemenang yang luar biasa sebagai raja yang berdaulat penuh. Dalam keadaan yang nyaman seperti ini, Daud ingat bahwa dahulu ia pernah mengadakan ikat-janji dengan anak Saul yang bernama Yonatan. Oleh karena itu ia bertanya apakah masih ada keturunan Saul yang masih hidup (2 Samuel 9 : 1 – 2).